Google Website Translator Gadget

Tampilkan postingan dengan label Batik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2016

Kebaya Pendamping Pengantin

kebaya ini dipesan oleh salah satu client Ratna Maliki untuk mendampingi pengantin anaknya, dengan konsep mengunakan warna gurun pasir. Disini Ratna Maliki menggunakan warna coklat keemasan yang menyerupai warna dari gurun pasir dan sebagai pemanis Ratna Maliki menggunakan batik sogan solo.








Terima Kasih untuk Mba Berty Elling di Swedia, big hug.

Selasa, 05 Maret 2013

Photo Model Gaun Batik untuk Balita



Mba Wening anak Mba cantik sekali. Apalagi yang photo sendirian, kaya foto model profesional. Terimakasih banyak ya Mba Wening dan si kecil yang cantik.

Selasa, 16 Oktober 2012

A Sound of The Beach, Simple Kebaya




Simple, minimalist and back to basic, itulah konsep dari kebaya modern ini. Walau pun terlihat simple tetap kebaya ini dibuat dengan penuh kesungguhan. Thanks to Ratna Maliki's Clients... Thanks ya Mba....

Senin, 15 Oktober 2012

Gaun Batik untuk Balita



Walau banyak yang memandang sebelah mata terhadap baju anak balita, Ratna Maliki tetap membuatnya semaksimal mungkin. Memperhatikan semua detail dari material berkualitas tinggi seperti Cristal Beads dengan merk ternama kancing kayu sampai bodsiran yang indah. Totalitas karya memang tidak bisa dinilai hanya dengan uang semata, tapi dari dedikasi yang tinggi.

Minggu, 23 September 2012

Gaun Batik Untuk Muslimah

Assalammualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh, Hi sisters. Kali ini Ratna Maliki Kebaya akan menampilkan sebuah karya untuk seorang Muslimah yang sangat cantik. Gaun batik muslim ini dipesan satu set beserta kemeja pesta untuk suaminya dan gaun batik balita untuk anaknya yang cantik (dikenal dengan Sarimbit), oleh seorang client Ratna Maliki Kebaya.






Rabu, 04 Juli 2012

Design Batik Muslim




Minggu, 26 Februari 2012

Gaun Batik Muslim Anak

Sisters yang punya anak kecil yang cantik cantik, kali ini Ratna Maliki  menampilkan karya gaun batik muslim untuk si buah hati tercinta. Gaun batik untuk anak batita karya Ratna Maliki ini dipakai oleh anaknya sendiri Mandalawangi Putri Maliki pada suatu acara fashion show, lomba peragaan busana untuk anak dan balita di daerah Kelapa Gading. Hehehe... ternyata si cantik Wangi menang juara I se-Jakarta Utara pada usia kurang dari 2 tahun. Bunda bangga sama kamu nak :)


Jumat, 17 Februari 2012

Design Gaun Batik Untuk Balita

Halloo sisters, udah lama juga ya tak posting. Kangen juga nich... Ini ada design untuk adik adik yang cantik cantik dan manis manis. Design gaun batik untuk balita ini dibuat untuk anak dari seorang clientku. Tapi maaf ya kalau resolusi dari gambar design gaun batik untuk anak balita ini aku buat sedikit pecah, soalnya banyak plagiat design. Hehehe.... yah resiko punya blog :))


Kamis, 08 September 2011

Gaun Batik Modern







Minggu, 27 Februari 2011

Baju Kurung Modern


Baju kurung adalah salah satu pakaian adat masyarakat Melayu di Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand bagian selatan. Baju kurung sering diasosiasi dengan kaum perempuan. Ciri khas baju kurung adalah rancangan yang longgar pada lubang lengan, perut, dan dada. Pada saat dikenakan, bagian paling bawah baju kurung sejajar dengan pangkal paha, tetapi untuk kasus yang jarang ada pula yang memanjang hingga sejajar dengan lutut. Baju kurung tidak dipasangi kancing, melainkan hampir serupa dengan t-shirt. Baju kurung tidak pula berkerah, tiap ujungnya direnda. Beberapa bagiannya sering dihiasi sulaman berwarna keemasan.

Mulanya, baju kurung biasa dipakai untuk upacara kebesaran melayu oleh kaum perempuan di dalam kerajaan, dipakai bersama-sama kain songket untuk dijadikan sarungnya, aneka perhiasan emas, dan tas kecil atau kipas. Karena sebagian besar masyarakat melayu memeluk Islam, banyak perempuan pengguna baju kurung yang menyerasikannya dengan jilbab, meskipun demikian terdapat juga yang tidak menggunakannya. Kini baju kurung banyak dipakai oleh masyarakat biasa, digunakan anak-anak untuk mengaji, atau ibu-ibu untuk ke pasar, tanpa disertakan pernak-pernik yang terkesan mewah.






Catatan dari Tiongkok di mengabarkan bahwa masyarakat Melayu baik perempuan maupun lelaki di abad ke-13 hanya mengenakan penutup tubuh bagian bawah. Dalam perkembangannya, perempuan Melayu memakai sarung dengan model "berkemban" yakni melilitkan sarung di sekeliling dada. Celana juga mulai dipakai, dengan model "Gunting Aceh" yaitu celana yang panjangnya hanya sedikit di bawah lutut.

Namun kemudian perdagangan membawa pengaruh budaya asing. Barang-barang dari Tiongkok, India, dan Timur Tengah berdatangan. Selain perniagaan, hal ini juga memaparkan masyarakat Melayu kepada cara berpakaian orang-orang asing tersebut. Orang Melayu juga mengadopsi Islam sebagai agama mereka, dan ini mempengaruhi cara berpakaian karena di dalam agama baru ini terdapat kewajiban untuk menutup aurat baik bagi perempuan maupun laki-laki. Puncaknya adalah pada tahun 1400an, di mana pakaian Melayu digambarkan dengan jelas dalam karya kesusasteraan Sejarah Melayu (Malay Annals). Di sinilah kita dapat melihat kemunculan baju kurung, di mana sudah mulai lazim bagi orang Melayu untuk memakai semacam tunik untuk menutupi tubuh mereka.

Tunik adalah pengaruh dari timur tengah, ditunjukkan dalam bentuk kerah baju yang dipakai oleh orang Arab. Menurut Judi Achjadi dalam buku "Pakaian Daerah Wanita Indonesia", baju kurung diperkenalkan oleh pedagang-pedagang Islam dan India barat. Ini terlihat dari leher berbentuk tunik. Baju kurung pada masa Malaka pada awalnya berpotongan ketat dan juga pendek. Konon, Tun Hassan merupakan orang yang mengubah potongan baju kurung menjadi lebih longgar dan panjang. Menurut Dato' Haji Muhammad Said Haji Sulaiman dalam buku "Pakaian Patut Melayu", baju kurung seperti yang kita kenal sekarang berasal dari masa pemerintahan Sultan Abu Bakar pada tahun 1800 di Teluk Belanga, Singapura. Sementara Mattiebelle Gettinger menjelaskan bahwa baju kurung telah dipakai oleh penari istana di Palembang dan telah menjadi jenis pakaian populer di Sumatera pada abad ke-20.









Dalam rancangan baju kurung modern karya Ratna Maliki, dia menggunakan batu batuan alam, cangkang kerang dan juga mutiara air tawar sebagai material dekorasi di atas bordiran berwarna emas yang memperindah baju kurung modern yang simple tetapi tetap elegant. Batuan yang digunakan adalah batuan turquoise dari tanah Borneo. Dan ini lah karya baju kurung modern karya Ratna Maliki.


Selasa, 15 Februari 2011

Foto Model Gaun Batik Untuk Ibu Hamil

Foto gaun batik cantik ini dikirimkan oleh salah seorang client Ratna Maliki yang memesan Gaun Batik untuk Ibu Hamil. Ibu Hamil pun dapat terlihat menarik dan sexy mengenakan batik khas Indonesia.



Thanks Mba Mel, semoga si buah hati sehat selalu.

Rabu, 05 Januari 2011

Proses Mendesain "Javanese Sakura" Batik

Seperti biasanya sebelum pengerjaan fisik sebuah pakaian baik itu Batik maupun Kebaya, setelah mempelajari postur tubuh client kami dan juga mempelajari jenis bahan apa saja yang akan digunakan, proses selanjutnya adalah mendesain. Dan sesuai dengan production flow yang telah kami buat, kami biasa memberikan minimun 3 buah desain dan maksimum 5 buah. Kenapa demikian jika terlalu sedikit maka client tidak punya pilihan, tapi jika terlalu banya client biasanya kesulitan untuk memilih.

Dan pada proses pembuatan desain gaun Batik untuk salah satu client kami dengan tema yang sudah ditetapkan bersama sama dengan client kami, yaitu "Javanese Sakura", kami memberikan 3 alternative design untuk dipilih oleh client kami tersebut setelah kami presentasikan. Dan inilah desain desainnya.



Rabu, 22 Desember 2010

Javanese Sakura

Bahan batik ternyata oke juga loh dibuat kimono. Mau tau seperti apa olahan Ratna Maliki. Nah ini dia "Javanese Sakura"


Selasa, 01 Juni 2010

Gaun Batik Modern Ibu Hamil